liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Ketahui Enam Kelompok Berisiko Mengalami Kanker Kulit

Ketahui Enam Kelompok Berisiko Mengalami Kanker Kulit

Laporan wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kanker kulit adalah pertumbuhan sel kulit yang tidak normal hingga pertumbuhannya tidak terkendali.

Kanker kulit tidak boleh diabaikan karena jika terkena dapat berkembang dan menyebar ke berbagai organ hingga berakibat fatal.

Menurut dokter spesialis kulit dan kelamin dari RS Pondok Indah, dr Susie Rendra, Sp. KK, FINSDV ada enam kelompok yang berisiko terkena kanker kulit.

Pertama, orang berkulit putih, sehingga tidak heran jika insidensi kulit lebih tinggi pada orang dari negara barat.

Keduanya sudah tua. Padahal sebenarnya usia tua bisa menjadi faktor penyebab semua jenis kanker.

Baca juga: Penting untuk Deteksi Penyakit Menular dan Kanker, Sumber Daya Manusia Ahli Patologi di Indonesia Masih Kurang

Ketiga, sering mengalami sengatan matahari atau sunburn.

“Bahkan ada penelitian yang menyebutkan durasi sunburn di masa kanak-kanak menggandakan melanoma di usia tua,” ujarnya di kanal YouTube RS Pondok Indah seperti dikutip Tribunnews, Santi (26/11/2022).

Keempat, mereka yang rutin melakukan prosedur penyamakan dalam ruangan juga berisiko terkena kanker kulit.

Kelima, bagi mereka yang menggunakan imunosupresan.

“Kita tahu dengan menggunakan ini akan menurunkan daya tahan tubuh sehingga memicu terjadinya berbagai jenis kanker,” ujar Dr Susie lagi.

Keenam, pola makan yang tidak sehat seperti banyak makan makanan olahan, tinggi gula, lemak dan banyak mengandung alkohol.

Seniman dan Pelestari Budaya Betawi Dapat Apresiasi di Festival Kuliner Previous post Seniman dan Pelestari Budaya Betawi Dapat Apresiasi di Festival Kuliner
Peringati Hari Ayah, Nakita.id Gelar "Ayah S.I.A.P 2022" #BerperanSama dalam Kolaborasi Parenting Next post Peringati Hari Ayah, Nakita.id Gelar “Ayah S.I.A.P 2022” #BerperanSama dalam Kolaborasi Parenting