liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Waspadai Konsumsi Makanan yang Banyak Mengandung Gula Memicu Timbulnya Jerawat 

Waspadai Konsumsi Makanan yang Banyak Mengandung Gula Memicu Timbulnya Jerawat 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Karbohidrat sederhana, seperti gula pasir, gula rafinasi, roti tawar dan soda menyebabkan kadar insulin naik drastis menyebabkan ledakan peradangan di seluruh tubuh.

Peradangan ini menghasilkan enzim yang menghambat pertumbuhan kolagen dan elastin, mengakibatkan kulit kendur dan berkerut.

Gula yang telah dicerna secara permanen melekat pada kulit melalui proses yang disebut glikasi.

Selain meningkatkan efek penuaan dini, glikasi juga dapat memperburuk kondisi kulit seperti jerawat dan rosacea.

Semakin banyak gula yang Anda konsumsi, semakin besar kemungkinan Anda mengembangkan resistensi insulin, yang dapat bermanifestasi sebagai pertumbuhan rambut dan bintik hitam di leher dan lipatan di seluruh tubuh Anda.

Memahami indeks glikemik, skala glikemik yang dapat menentukan seberapa cepat kadar gula Anda naik setelah makan makanan tinggi gula, adalah kunci untuk membuat pilihan yang tepat untuk kulit Anda terkait gula.

Sebuah studi penelitian tahun 2002 yang diterbitkan oleh Archives of Dermatology menunjukkan bukti kuat bahwa makanan tertentu akan menyebabkan jerawat.

Menyadari bahwa jerawat memang penyakit, peneliti yang mempelajari orang Paraguay Timur yang makan makanan nabati segar dan daging tanpa lemak yang mereka tanam dan mengganti gula dengan Stevia menemukan bahwa mereka tidak melihat adanya jerawat di wajah mereka.

Dokter kulit Omaha Dr. Joel Schlessinger mengatakan jerawat makanan cepat saji yang biasanya terjadi pada orang yang menggoreng, jerawat tidak bermula dari lemak di makanan cepat saji melainkan karbohidrat olahan.

“Pizza, burger, cokelat yang banyak dicampur dengan susu dan gula, serta makanan enak lainnya tampaknya memiliki efek negatif pada kulit,” katanya.

Juga roti putih, permen, gorengan, es krim, jus buah, pasta, saus tomat, krim keju, selai, pizza, gula (cokelat putih dan manis), makanan ringan kemasan dan soda semuanya dapat berdampak buruk pada kulit.

Baca juga: Tips Sederhana Mengontrol Asupan Gula untuk Mencegah Diabetes

Berdasarkan data Healthline, hampir 10 persen populasi dunia menderita jerawat dan pola makan yang tepat harus diterapkan untuk mencegah munculnya jerawat di wajah.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering mengonsumsi gula tambahan memiliki risiko 30 persen terkena jerawat, sedangkan risiko bagi orang yang sering mengonsumsi karbohidrat olahan mencapai 20 persen.

55 Nama Lain Al Quran dan Artinya: Kitab, Mubin, Karim, Kalam, Furqan, hingga Wa’id Previous post Tafsir Surah Al Baqarah Ayat 48 tentang Hari Kiamat dan Firman Allah dalam Surah Lainnya
Lato-lato Makan Korban, Anak di Kalbar Harus Operasi Mata, Siswa Diimbau Tak Membawa ke Sekolah Next post Lato-lato Makan Korban, Anak di Kalbar Harus Operasi Mata, Siswa Diimbau Tak Membawa ke Sekolah