liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Mengapa Katarak Bisa Berakhir Pada Kebutaan? Dokter Spesialis Jelaskan Penyebabnya

Mengapa Katarak Bisa Berakhir Pada Kebutaan? Dokter Spesialis Jelaskan Penyebabnya

Laporan wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA– Katarak adalah proses degeneratif berupa kekeruhan pada lensa bola mata.

Akibatnya dapat menyebabkan penurunan kemampuan penglihatan pada penyandang tunanetra.

Konsultan Oftalmologi dr. Setiyo Budi Riyanto, Sp.M(K), juga menjelaskan mengapa katarak bisa berakhir dengan kebutaan.

Katarak, atau kekeruhan lensa biasanya terjadi pada usia tua.

Dan ini bisa terjadi pada semua orang dengan usia rata-rata di atas 50 tahun.

Pada awalnya, katarak mungkin tidak mengganggu penglihatan.

“Lensa semakin keruh, pandangan semakin kabur, berkabut. Semakin pekat, aktivitas semakin terganggu,” ujarnya di kanal YouTube Sonora FM seperti dikutip Tribunnews, Sabtu (14/1/2023).

Penglihatan masih terganggu meski sudah memakai kacamata.

Semakin lama kekeruhan semakin tebal.

Dan jika tidak diperhatikan dan ditebalkan akan menyebabkan kebutaan.

“Semakin lama, kalau tidak disadari, jadi pekat bisa buta,” ujarnya.

Kebanyakan orang, menurut dr Setiyo, enggan mengobati katarak dengan berbagai alasan.

Pertama, takut operasi.

Menurut dr Setiyo, alasan ini sangat menyedihkan.

Baca juga: Pelajari Penyakit Katarak Bawaan, Terjadi dari Kehamilan Bermasalah

Belum lagi teknologi saat ini sudah semakin maju, sehingga pengobatan katarak dengan operasi menjadi lebih mudah.

“Teknologi saat ini sudah maju, minim tindakan dan traumatis, sehingga memudahkan untuk memperbaiki katarak atau menghilangkan katarak,” jelasnya.

Faktor kedua adalah sulitnya mendapatkan pengobatan bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil.

Bisa jadi karena keterbatasan sarana dan prasarana di tempat tinggalnya.

Waspada, Konsumsi Makanan dan Minuman Asam Picu Gigi Berlubang, Berikut Pencegahannya Previous post Waspada, Konsumsi Makanan dan Minuman Asam Picu Gigi Berlubang, Berikut Pencegahannya
Per 16 Januari 2023, Pembayaran KRL Pakai LinkAja Dinonaktifkan Next post Per 16 Januari 2023, Pembayaran KRL Pakai LinkAja Dinonaktifkan