liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Penyakit yang Perlu Diwaspadai pada Anak Saat Pergi Liburan

Penyakit yang Perlu Diwaspadai pada Anak Saat Pergi Liburan

Laporan wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Liburan adalah saat yang membahagiakan bagi setiap keluarga, terutama bagi anak-anak.

Oleh karena itu, setiap hari libur kerap diisi dengan agenda jalan-jalan.

Meski demikian, ada beberapa gejala penyakit yang perlu diperhatikan anak saat akan berlibur.

Hal itu diungkapkan dokter spesialis anak dr Rista Harwita Putri Sp.A.

Pertama, ketika anak mengalami demam terus-menerus. Tidak ada tanda perbaikan meskipun sudah diberikan obat yang cocok dan sesuai.

“Tidak turun, atau disertai kejang,” ujarnya dalam acara media virtual Bamed, Kamis (15/12/2022).

Kedua, anak sulit bangun, lemas dan gelisah.

Baca juga: Tya Ariestya Berbagi Cerita Anaknya Masuk RS Demam Berdarah: 5 Hari Demam Tak Turun

Ketiga, anak mengalami muntah dan diare tanpa henti.

Keempat, gejala serius lainnya adalah anak mengalami sesak napas, bibir pucat dan napas kencang.

Saat bernafas, tulang rusuk muncul dan hidung naik turun.

Beberapa gejala di atas, kata dr Rista, perlu segera dibawa ke rumah sakit.

Beberapa langkah awal yang bisa dilakukan orang tua.

Saat anak demam, coba ukur suhu tubuhnya, lalu berikan obat penurun berat badan sesuai usia dan berat badan.

Kenakan pakaian tipis dan kompres anak, kemudian pastikan anak membutuhkan cairan dan istirahat yang cukup.

Kenali tanda-tanda anak Anda mengalami dehidrasi. Hal itu bisa dilihat dari perubahan warna, atau berkurangnya kuantitas urin.

Bila tidak ada perubahan dan malah merujuk pada gejala di atas, maka segera bawa ke dokter.

Lebih lanjut, Dr Rista menyarankan para orang tua untuk menceritakan lebih detail makanan apa saja yang mereka konsumsi sebelumnya.

“Semuanya harus diceritakan. Supaya dokter tahu dan berpikir ke arah mana anak sakit,” pungkasnya.

Sakit Gigi Ternyata Dapat Berdampak pada Kesehatan Jantung, Begini Penjelasan Dokter Previous post Sakit Gigi Ternyata Dapat Berdampak pada Kesehatan Jantung, Begini Penjelasan Dokter
menara petronas KL Next post Liburan ke Malaysia, Jangan Lupa Mampir ke Sejumlah Destinasi Ikonik Ini