liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Ketahui Gejala Kanker Ovarium hingga Kelompok yang Rentan Mengalaminya

Ketahui Gejala Kanker Ovarium hingga Kelompok yang Rentan Mengalaminya

Laporan wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kanker ovarium adalah kanker ovarium atau jaringan ovarium.

Kanker ovarium sebenarnya jarang menimbulkan gejala pada stadium awal. Gejala baru muncul pada stadium akhir atau lanjut.

Menurut Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Onkologi Ginekologi Dr dr Fitriyadi Kusuma, Sp.OG Subsp.onk dari RS Pondok Indah, ada beberapa gejala yang bisa dideteksi dari kanker ini.

“Gejala yang paling sering dialami adalah gejala gangguan atau gangguan pencernaan,” ujarnya di kanal YouTube RS Pondok Indah seperti dikutip Tribunnews, Rabu (28/12/2022).

Tumor yang tumbuh juga dapat menyebabkan gangguan menstruasi, buang air besar dan buang air kecil.

Kondisi ini biasanya ditandai dengan nyeri vagina.

“Karena indung telur terlalu dekat dengan kandung kemih dan usus, jika terjadi pembesaran indung telur akan menyumbat saluran pencernaan dan mengganggu fungsi pencernaan dan saluran kemih,” jelasnya lebih lanjut.

Baca juga: Wanita yang belum pernah hamil lebih berisiko terkena kanker ovarium

Gejala lain yang dapat dirasakan adalah nyeri pada punggung.

Kemudian diikuti dengan kelelahan yang berkepanjangan hingga penurunan berat badan yang signifikan.

Selanjutnya, dr. Fitriyadi juga merekomendasikan pemeriksaan rutin jika Anda memiliki riwayat risiko.

Diantaranya adalah memiliki riwayat keluarga terkena kanker payudara atau kanker ovarium karena ada kaitan antara penyakit payudara dan ovarium.

Wanita di atas usia 50 tahun juga memiliki faktor risiko.

Selain itu, disarankan juga untuk melakukan pemeriksaan rutin jika Anda sering mengalami gangguan menstruasi.

Atau sudah lama mendapat terapi hormon.

“Dan, jika Anda memiliki riwayat menopause dini atau perdarahan pascamenopause,” pungkasnya.

Goers Kembangkan Ticketing Digital di Destinasi Wisata Previous post Goers Kembangkan Ticketing Digital di Destinasi Wisata
Kumpulan Ucapan Motivasi Sambut Tahun Baru 2023 dalam Bahasa Indonesia dan Inggris Next post Kumpulan Ucapan Motivasi Sambut Tahun Baru 2023 dalam Bahasa Indonesia dan Inggris