liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, Saatnya Hidup Berdampingan dengan Virus Ini, Bagaimana Caranya?

Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, Saatnya Hidup Berdampingan dengan Virus Ini, Bagaimana Caranya?

Laporan reporter Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pandemi virus corona (Covid-19) yang telah berlangsung selama lebih dari 2 tahun memaksa masyarakat untuk hidup berdampingan dengan virus tersebut.

Saat ini telah muncul subvarian baru Covid-19 dan mendorong lonjakan kasus di Indonesia.

Baca juga: Update Berita Terbaru Covid-19 7 Desember 2022: Hari Ini Rabu Catat 3.351 Kasus

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga mengatakan peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia akhir-akhir ini dipicu oleh munculnya 3 subvarian baru yaitu BA2.75, XBB dan BQ1.

Namun subvarian yang paling banyak ditemukan pada pasien positif di Indonesia adalah BQ1.

Di sisi lain, aktivitas di tempat umum sudah mulai berjalan 100 persen, dimana saat ini tidak ada pembatasan aktivitas seperti dulu.

Meski pembatasan aktivitas publik harus diterapkan untuk menekan lonjakan penyebaran virus.

Baca juga: Vaksinasi, termasuk suntikan booster, adalah solusi terbaik untuk virus Covid-19 yang terus berkembang

Pembatasan aktivitas rekreasi ini membuat sulit diprediksi kapan wabah Covid-19 akan berakhir.

Nah, untuk membantu pencegahan dan pengendalian penyebaran virus saat kegiatan berjalan 100 persen, penting untuk menahan laju peningkatan kasus Covid-19 saat ini.

Ilustrasi Covid-19. (Gratis)

Hal itu sejalan dengan anjuran pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 Wilayah Jawa-Bali.

Kegiatan di dalam ruangan juga harus dibarengi dengan ventilasi yang baik dan penggunaan filter HEPA atau pembersih udara dalam ruangan.

Menurut penelitian terbaru yang dilakukan oleh National Institutes of Health (NIH), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) dan Universitas Princeton, Covid-19 dapat bertahan dalam partikel udara hingga tiga jam.

Dikutip dari situs resmi Badan Kesehatan Dunia (WHO), Rabu (12/7/2022), badan tersebut juga mengakui bahwa virus corona dapat menular melalui udara.

Namun perlu diperhatikan bahwa tidak semua air purifier efektif menjaga aktivitas banyak orang di dalam ruangan.

Baca juga: Kemenkes Ungkap Dosis Pertama Vaksin Booster Covid-19 Masih Rendah

Niat Puasa Ayyamul Bidh yang Dilaksanakan pada 8-10 Desember 2022, Ini Keutamaannya Previous post Niat Puasa Ayyamul Bidh yang Dilaksanakan pada 8-10 Desember 2022, Ini Keutamaannya
Coba Gaet Turis Indonesia, Australia Barat Kenalkan Konsep Wisata Next post Coba Gaet Turis Indonesia, Australia Barat Kenalkan Konsep Wisata “Walking on A Dream”