liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Jangan Dilarang, Komisioner KPAI Sarankan  Orangtua Temani Anak Bermain Lato-lato

Jangan Dilarang, Komisioner KPAI Sarankan  Orangtua Temani Anak Bermain Lato-lato

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –– Lato-lato game sekarang populer.

Tidak hanya anak-anak tetapi juga orang dewasa.

Namun, fenomena game lawas ini memiliki pro dan kontra.

Baca juga: Gibran Larang Anaknya Main Lato-lato, Hingga 2 Daerah Dilarang Bawa Lato-lato ke Sekolah.

Demikian dikatakan Komisioner KPAI Dian Sasmita.

Menurutnya, banyak aspek positif yang bisa diambil dari game tersebut.

Karena itu, orang tua jangan terburu-buru melarang.

“Jadi jangan terburu-buru melarang anak bermain. Dampingi anak bermain. Karena fase tumbuh kembang anak akan optimal jika bisa bermain dengan gembira dan aman. Ayo bermain lato-lato bersama anak di rumah,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa (10/10/2019). 1/2023).

Katanya, seperti bermain kelereng, layang-layang, lato-lato sama-sama membutuhkan keahlian khusus.

Dibutuhkan latihan berulang-ulang untuk membuat mereka mahir.

“Kalau ada goresan atau kapalan akibat bermain, itu wajar. Butuh koordinasi gerakan dan konsentrasi tangan yang stabil,” kata Dian.

Baca juga: KPAI: Larangan bawa lato-lato ke sekolah bukan pilihan bijak

Maraknya anak-anak bermain lato-lato yang belakangan melenceng karena dilakukan di mana-mana, tidak sepenuhnya salah anak.

“Setiap kegiatan anak apapun itu, orang tua atau wali harus tahu dan mendampingi untuk menjelaskan bahaya dan resikonya. Lalu arahkan anak ke arah yang positif. Semua permainan yang membuat anak senang, pasti akan dimainkan dengan serius dan senang. sama dengan game online,” katanya.

Ilustrasi lato-lato – Berikut fakta korban pembunuhan lato-lato di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar). Ada satu anak yang terkena pecahan lato-lato hingga harus dioperasi. (KOMPAS.com/SUCI RAHAYU)

Ia juga meminta agar peran orang tua atau wali tidak diabaikan.

Jaga Penampilan agar Tetap Sehat dan Ideal Nikita Willy Tak Santap Makanan Olahan Seperti Mie Previous post Jaga Penampilan agar Tetap Sehat dan Ideal Nikita Willy Tak Santap Makanan Olahan Seperti Mie
Kesehatan Prima Sebagai Kunci Menyambut Tahun Kelinci Next post Kesehatan Prima Sebagai Kunci Menyambut Tahun Kelinci