liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Dokter Ungkap Alasan Mengapa Penting Lakukan Tes HIV Sebelum Menikah

Dokter Ungkap Alasan Mengapa Penting Lakukan Tes HIV Sebelum Menikah

Laporan wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Penting untuk menjalani tes Human Immunodeficiency Virus (HIV) sebelum menikah.

Hal itu diungkapkan pakar penyakit dalam, subspesialisasi hematologi-onkologi dari PB IDI, Prof Dr Zubairi Djoerban.

Sebagian besar pernikahan pasti dimaksudkan untuk menjalani hidup bersama.

Baca juga: Denise Chariesta Ajak RD dan Istri Cek, Kapan Sebaiknya Seseorang Lakukan Tes HIV?

Memiliki keturunan dan tentunya terhindar dari berbagai penyakit.

Namun, tidak semua orang tahu apakah ada penyakit di tubuhnya atau tidak.

“Seringkali tidak tahu kecuali dites. Kalau HIV bagaimana kalau tahu obat itu ada, dan dengan obat itu masih bisa menikah,” ujarnya di akun Instagramnya yang dikutip Tribunnews, Selasa (20). . /12/2022).

Setelah diketahui positif HIV, mereka bisa minum obat antiretroviral dari 3-6 bulan, agar bisa melanjutkan pernikahan.

“Tentu saja virus itu minimal satu kali, tidak menular dan perempuan bisa hamil. Kalaupun positif, tidak akan menular ke bayinya,” jelasnya lebih lanjut.

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Bagi Penderita HIV

Selain itu, dengan minum obat, jika hanya suami yang tertular maka istri tidak akan tertular.

Jika istri atau ibunya tidak terinfeksi HIV, maka anak atau bayinya tidak akan tertular.

“Istri kena infeksi, jadi istri minum obat antiretroviral, biar suaminya tidak menulari lagi. Tidak menulari bayi lagi, hanya butuh waktu 6 bulan. Setelah jumlah virus minimal, sudah tidak menular lagi. ,” pungkasnya.

Sambut Libur Natal dan Tahun Baru, Santika Indonesia Gelar Promo Online Travel Fair 2022 Previous post Sambut Libur Natal dan Tahun Baru, Santika Indonesia Gelar Promo Online Travel Fair 2022
Jelang Hari Ibu, Hal Simpel Ini Bisa Dilakukan untuk Mengungkapkan Rasa Terima Kasih  Next post Jelang Hari Ibu, Hal Simpel Ini Bisa Dilakukan untuk Mengungkapkan Rasa Terima Kasih