liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Dikomplain Beijing, AS Membela Diri: Tes Covid-19 untuk Turis China Sesuai Kajian Ilmiah

Dikomplain Beijing, AS Membela Diri: Tes Covid-19 untuk Turis China Sesuai Kajian Ilmiah

Laporan reporter Tribunnews.com, Mikael Dafit Adi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON – Pemerintah Amerika Serikat membela diri terhadap keluhan China yang menuduh AS mendiskriminasi turis China yang sedang berlibur di AS dengan mewajibkan tes Covid-19.

AS menyatakan bahwa aturan pengujian Covid-19 wajib bagi pelancong dari China yang tiba di AS didasarkan pada studi ilmiah.

“Ini adalah pendekatan ilmiah murni dan eksklusif,” kata Ned Price, juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Selasa (3/1/2023).

Sementara itu, China baru-baru ini mengecam tindakan yang dilakukan Amerika Serikat dan beberapa negara lain setelah penumpang yang masih anak-anak diharuskan menunjukkan hasil tes negatif Covid-19 setibanya di bandara.

Price menegaskan kembali bahwa Amerika Serikat siap menyediakan vaksin Covid-19 untuk China, yang secara agresif mempromosikan vaksinnya sendiri di luar negeri dan yang menurut pakar kesehatan internasional kurang efektif.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah China untuk dapat mendistribusikan vaksin buatan AS dan berharap lonjakan kasus Covid-19 di China dapat segera ditangani,” kata Price mengutip Channel News Asia.

Baca juga: Amerika Serikat Wajibkan Tes Negatif Covid untuk Wisatawan dari China

China sejak awal Desember 2022 mulai mengendurkan aturan ketatnya terkait kebijakan “nol Covid”.

Namun, pelonggaran kebijakan ini justru memicu kekhawatiran peningkatan kasus infeksi Covid-19, mengingat saat ini varian Omicron lebih menular.

Baca juga: China Protes Warganya yang Bepergian ke Luar Negeri Diperlakukan Diskriminasi

Belakangan, beberapa negara di Eropa seperti Inggris, Italia, Spanyol, dan Prancis mulai melakukan pembatasan wisatawan yang datang dari Tiongkok dengan melakukan tes PCR atau antigen setibanya di bandara.

Hamil di Usia Remaja Punya Risiko Alami Kanker Serviks  Previous post Hamil di Usia Remaja Punya Risiko Alami Kanker Serviks 
Kumpulan Ucapan Selamat Tahun Baru 2023 dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, Cocok Dikirim di Medsos Next post Kumpulan Ucapan Selamat Tahun Baru 2023 dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, Cocok Dikirim di Medsos