liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Bahaya Rokok Elektrik Bagi Kesehatan Menurut Kemenkes: Mulai Penapasan Terganggu hingga Kanker

Bahaya Rokok Elektrik Bagi Kesehatan Menurut Kemenkes: Mulai Penapasan Terganggu hingga Kanker

TRIBUNNEWS.COM – Inilah bahaya rokok elektrik bagi kesehatan menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Munculnya rokok elektrik di tengah masyarakat Indonesia tentu tidak terhindarkan dari bahaya bagi kesehatan.

Peredaran dan penggunaan rokok elektrik berkembang pesat di masyarakat.

Hal ini terlepas dari harganya yang lebih terjangkau.

Namun, faktanya rokok elektrik sama bahayanya dengan rokok konvensional yang sudah lebih dulu beredar di masyarakat.

Lantas apa saja bahaya rokok elektrik bagi kesehatan?

Baca juga: Tahun Baru 2023 dirayakan dengan kenaikan cukai rokok di jalan tol

Simak beberapa penjelasan dari Kemenkes terkait bahaya rokok elektrik bagi kesehatan, berikut ini.

Bahaya Rokok Elektronik Bagi Kesehatan

1. Kandungan nikotin dalam rokok elektrik

Nikotin dalam rokok akan menimbulkan beberapa efek, antara lain:

– Efek adiktif dan memicu depresi

– sesak napas,

– Kanker paru-paru,

– Kerusakan paru-paru permanen, sampai mati

Ilustrasi rokok elektrik. (gambar gratis)

Baca juga: Sadar Akademisi Uhamka Bahaya Rokok Elektronik Bagi Kesehatan

Menkes Akui Fasyankes untuk Pasien Jantung, Stroke dan Kanker Belum Merata di Indonesia Previous post Menkes Akui Fasyankes untuk Pasien Jantung, Stroke dan Kanker Belum Merata di Indonesia
Anak Tidak Bisa Diam? Bunda Jangan Khawatir, Begini Penjelasan dari Psikolog  Next post Anak Tidak Bisa Diam? Bunda Jangan Khawatir, Begini Penjelasan dari Psikolog